
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyerahkan pesawat Airbus A400M baru kepada TNI Angkatan Udara (AU) dalam upacara yang diadakan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (3/11). Upacara ini dilakukan setelah sebelumnya pesawat tersebut diserahkan oleh pihak Airbus di fasilitas mereka di Seville, Spanyol.

Dalam acara tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Wakil KSAU Marsdya TNI Tedi Rizalihadi. Mereka bersama-sama melepas tirai yang terletak di pintu masuk pesawat. Selanjutnya, Presiden juga menyiramkan air bunga ke roda pesawat sebanyak tiga kali sebagai simbolisasi. Setelah itu, ia menyerahkan kunci berwarna emas secara simbolis kepada Panglima TNI.

Setelah prosesi penyerahan, Prabowo bersama dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, dan Wakasau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi melakukan inspeksi ke dalam pesawat. Pesawat ini merupakan unit pertama dari dua pesawat A400M yang dipesan oleh Indonesia pada tahun 2021. Unit kedua akan dikirimkan pada tahun 2026.

Pengadaan pesawat Airbus A400M ini dilakukan oleh Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Pesawat yang diserahkan ke Indonesia dirancang untuk berbagai misi, termasuk angkutan kargo, transportasi pasukan, evakuasi medis (MEDEVAC), dan misi kemanusiaan. Dengan konfigurasi yang fleksibel, pesawat ini mampu memenuhi berbagai kebutuhan operasional TNI AU.

Secara teknis, pesawat A400M mampu mengangkut muatan maksimum hingga 37 ton, termasuk helikopter, kendaraan, dan bantuan logistik. Untuk misi rata-rata dengan muatan 30 ton, pesawat ini dapat terbang sejauh 8.900 km. Kemampuan ini memungkinkan pesawat untuk mencakup seluruh wilayah kepulauan Indonesia, mulai dari Jakarta hingga daerah-daerah paling ujung. Dengan kemampuan operasional yang luas, A400M menjadi salah satu aset penting dalam menjaga keamanan dan kesiapan TNI AU.



